Teman baru dari Desa Wisata Gilangharjo! Si Gijo

Standard

” Hai Teman-teman! Perkenalkan, aku Si Gijo dari Desa Wisata Gilangharjo… Pekerjaanku sehari-hari sebagai petani padi organik. Petani sepertiku jumlahnya sangat banyak di Gilangharjo. Oh iya, teman-teman, kalian tahu tidak? Gilangharjo punya batik khas lhoo, seperti yang aku pakai ini. Bagus kan? Di Gilangharjo,kalian juga bisa menikmati bermacam-macam wisata sehingga akan selalu ceria sepertiku. Aku tunggu kalian di Desa Wisata Gilangharjo yaaa…! “.

Image

Apabila kita perhatikan di spanduk, flyer, poster, dan disetiap kegiatan yang diadakan KKN Tematik Kewirausahaan Gilangharjo III 2012, ada wajah baru yang ceria selalu hadir. Dialah Si Gijo, yang dijadikan maskot untuk Desa Wisata Gilangharjo. Dengan adannya Si Gijo diharapkan dapat memberi sambutan yang ramah bagi para wisatawan dan dapat menggambarkan Desa Gilangharjo lokasi wisata yang riang serta memberi kegembiraan.

 

Original character by Aldo Fernando | Introduction by Victoria Inggrid N.

About Desa Wisata Gilangharjo

Desa Gilangharjo sebuah desa yang memiliki beragam potensi wisata yang berada diantara kawasan segitiga emas Bantul, Yogyakarta yaitu Gabusan, Manding, dan Tembi. Lokasi desa ini hanya berjarak sekitar 45 menit dari pusat Kota Yogyakarta. Dengan Motto Desa “berjalan Serempak Menuju Kemandirian” Desa gilangharjo mencoba memadukan potensi daerah menjadi desa dengan wawasan wisata terbaik diantara li...ngkungan sekitar. Didukung tanah yang subur serta Topograpi datar, Desa Gilangharjo dapat menjadi kampong pertanian organic dan perikanan. Potensi wisata yang dimiliki anatara lain wisata pertanian seluas 280 Hektar sawah dengan suasana indah khas pedesaaan dapat dimanfaatkan wisatawan untuk refresing sekaligus mempelajari cara pengolahan lahan pertanian. Potensi tersebut juga didukung dengan tradisi kebudayaan Jawa yang telah ada selama ratusan tahun. Situs sejarah juga menambah kekayaan budaya di Desa Gilangharjo. Sebagai cikal bakal Kerajaan Mataram Jawa, Desa Gilangharjo memiliki situs-situs sejarah anatara lain Selo Gilang, yang merupakan batu dimana tokoh-tokoh kerajaan Mataram biasa bertapa dan mendapat pencerahan. Terdapat juga makam bersejarah Tambalan tempat Bupati pertama disemayamkan. Cagar budaya pendopo jetis yang telah berdiri lebih dari 100 tahun juga merupakan bukti kekayaan dan keunggulan struktur dan keindahan arsitektur bangunan Jawa. Sebagai bentuk wisata budaya di Desa Gilangharjo, wisatawan dapat turut serta berlatih seni tradisional. Berbagai jenis seni tradisional terdapat di Desa Gilangharjo ini antara lain, pertunjukan karawitan dan gamelan bertopeng, Jedhog Lesung oleh para ibu dengan alunan nada dari kayu yang telah berusialebih dari 100 tahun. Terdapat juga kerajinan topeng dan kerajinan kayu yang melengkapi kekhasan budaya dan wisata di Desa Gilangharjo. Di gerbang Gilangharjo, wisatawan akan disambut dengan kekayaan kuliner yang terdapat dan dibuat oleh penduduk. Kekayaan kuliner tersebut anatara lain berupa aneka abon, Srundeng, gula kelapa, hingga roti dan pastry. Selain itu terdapat pasar tradisional tempat berjualan cinderamata untuk membeli oleh-oleh yang menyempurnakan potensi wisata di desa Gilangharjo. Akses jalan menuju lokasi ini sangat mudah dan dapat dijangkau oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s