Berikut adalah makanan khas dari desa Gilangharjo:

Munten

Jajanan pasar yang terbuat dari tepung beras, gula jawa dan kelapa ini memiliki kesamaan dengan “krasikan”. Namun perbedaannya pada bahan bakunya, jika munten terbuat dari tepung beras, krasikan terbuat dari tepung ketan. Munten memiliki rasa yang manis dengan bentuk tekstur yang mirip dengan wajik (dipotong jajar genjang). Bahan baku munten tidak hanya terbatas tepung beras saja, tetapi juga dapat dibuat dengan tepung jagung. Munten merupakan jajanan tradisional khas daerah Bantul dan terdapat di Desa gilangharjo. Munten dalam pembuatannya dapat dicampurankan dengan coklat, keju atau strawberry yang memberikan aneka cita rasa.

Emping Melinjo

Sejenis keripik yang terbuat dari buah melinjo yang sudah tua. Pembuatan emping dilakukan dengan menggunakan alat-alat sederhana. Terdapat 2 macam emping, yaitu emping tipis dan emping tebal. Emping tipis dibuat dengan memukul biji melinjo tanpa kulit keras beberapa kali sampai cukup tipis (tebal 0,5 1,5mm). Emping tebal dibuat dengan memukul biji melinjo tanpa kulit keras hanya 1-2 kali sekedar mengurangi ketebalan biji utuh. Emping ini masih harus dipipihkan secara manual oleh pengrajin emping yang telah berpengalaman.

Dadar Gulung

Merupakan jajanan pasar yang unik karena warnanya yang hijau mencolok. Dadar gulung ini terbuat dari tepung terigu, daun suji, telur, santan kelapa, kelapa parut, gula jawa dan daun panda. Warna hijaunya dibuat dari daun pandan sehingga tampak alami. Dadar gulung ini berisikan parutan kelapa dengan gula jawa, sehingga menjadikan kuliner ini memiliki rasa yang manis.


Serabi

Jajanan ini terbuat dari tepung beras dengan santan, cara memasaknya pun tradisional yaitu dengan menggunakan “lepek” (piring kecil) dari tanah liat yang kemudian diletakkan diatas sebuah anglo (kompor tradisional berbahan bakar arang”. Di Desa Gilangharjo cara penyajian serabi ini berbeda dengan daerah lainnya, yaitu dengan di tekuk menjadi dua bagian dimana pada bagian tengahnya diberi gula jawa yang telah dilelehkan.

Rempeyek

Merupakan sejenis makanan pelengkap. Rempeyek adalah gorengen tepung terigu yang dicampur dengan air hingga membentuk adonan kental yang diberi bumbu (garam dan bawang putih), diberi taburan yang khas, seperti kacang kedelai, kacang tanah, atau ikan teri. Dusun Karang Gedhe adalah dusun yang paling banyak memproduksi rempeyek.

Tahu Guling

Tahu guling yang berisi tempe dan tahu yang dibacem dengan lontong merupakan makanan tradisional dari Desa Gilangharjo. Tahu guling hampir menyerupai dengan makanan ketoprak hanya saja perbedaan terdapat penggunaan kacang tanah pada Tahu guling.

 

Bakmi Jawa

Bakmi Jawa yang sati ini menjadi kuliner berat yang tradisional di Desa Gilangharjo. Penjualan dari bakmi jawa yang malam, membuat makanan yang satu ini cocok sebagai hidangan makan malam. Bakmi jawa terdapat dua macam, yaitu bakmi jawa goreng dan bakmi jawa godok. Dalam pengolahan bakmi jawa, terdapat yang khas yaitu menggunakannya tungku dari tanah liat dan penggunaan arang sebagai sumber apinya.

Abon

Pendamping makanan berat yang satu ini berupa Abon ayam yang terbuat dari daging ayam. Terdapat banyak industri rumah tangga di Desa Gilangharjo yang memproduksi Abon ayam. Sangat cocok Abon ayam ini dipakai saat makan atau dapat juga digunakan sebagai camilan. Abon ayam ini juga terdapat yang pedas sehingga dapat memanjakan lidah.

Wiwitan

Wiwitan merupakan upacara yang diadakan pada saat akan menuai hasil panen. Wiwitan dapat berupa nasi kuning atau nasi gurih dengan beberapa lauk-pauk. Acara wiwitan sudah berasal dari puluhan tahun dan masih berlangsung sampai sekarang di Desa Gilangharjo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s