Sebagai Kawula Mataram hidup ditanah jawa “Jiwa kang kajawi” yang selalu Hamengku Hamengkoni, sedang Mataram “Mater” yang berarti ibu, sehingga Desa menjadi Ibunya kota. Desa Gilangharjo adalah sebuah desa dengan konsep “Wisata, Seni dan Tani” yang mempuyai semboyan Dengan Semangat Gotong Royong Menuju Terwujudnya Masyarakat Mandiri dan Produktif Melalui Pemenuhan Hak-Hak Dasar, Sehingga Tercipta Masyarakat Yang Sejahtera, Aman dan Tentram, dengan Menerapkan Ekonomi Kerakyatan, serta menggali dan melestarikan potensi budaya lokal Sehingga Gilangharjo mendambakan menjadi Desa yang Gilang-Gemilang “Panjang Apunjung Pasir Wukir Gemah Areripah Loh Jinawi Kerta Raharja”.

“Seni dan Tani” mencita-citakan menuju aklerasi kawasan desa wisata, Dalam hal Seni banyak terdapat peninggalan situs sejarah budaya, pelestarikan ritus ritual tradisi budaya, hidup dan berkembangnya kesenian tradisional, adanya sanggar-sanggar budaya, home industri, produk makanan olahan, handycraft, batik lukis. Dalam hal Tani konsep desa menuju pada pertanian terpadu yang terintegratif dengan alam untuk mewujudkan ketahanan pangan yang sehat. Maka prioritas pengembangan sektor pertanian organik, peternakan, perikanan dan pengolahan lahan pekarangan tanah kosong.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s